Merdeka.com - Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara kaget dengan hasil kunjungannya di Kecamatan Lumbis Ogong. Hal ini karena informasi dari masyarakat setempat, bahwa tiga dari 10 desa di kecamatan itu telah diklaim Malaysia sebagai miliknya.
Anggota DPRD dari PAN, Ramli membenarkan jika ratusan kepala keluarga warga negara Indonesia berdomisili di tiga desa di Kecamatan Lumbis Ogong, tetapi wilayahnya telah lama diklaim sebagai milik Malaysia.
"Ketiga desa yang dimaksud yakni Desa Sumantipal, Desa Sinapad dan Desa Kinokod dengan luas wilayah 54.000 hektare," kata Ramli asal daerah pemilihan (Dapil) III termasuk Kecamatan Lumbis Ogong tersebut.
Lalu mengapa hal itu bisa terjadi? Berikut cerita tragis tentang tapal batas dengan Malaysia itu?
Anggota DPRD dari PAN, Ramli membenarkan jika ratusan kepala keluarga warga negara Indonesia berdomisili di tiga desa di Kecamatan Lumbis Ogong, tetapi wilayahnya telah lama diklaim sebagai milik Malaysia.
"Ketiga desa yang dimaksud yakni Desa Sumantipal, Desa Sinapad dan Desa Kinokod dengan luas wilayah 54.000 hektare," kata Ramli asal daerah pemilihan (Dapil) III termasuk Kecamatan Lumbis Ogong tersebut.
Lalu mengapa hal itu bisa terjadi? Berikut cerita tragis tentang tapal batas dengan Malaysia itu?
[hhw]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar